Sabtu, 26 November 2011

SEGITIGA BERMUDA

Dibalik Segitiga Bermuda

Lebih dari itu, tak jauh dari kapal, pada suatu malam tiba-tiba para awaknya dikejutkan dengan munculnya bola-bola api yang terjun begitu saja ke dalam laut. Mereka juga menyaksikan lintasan cahaya dari arah ufuk yang kemudian menghilang begitu saja. Di wilayah ini, indera keenam memang seperti dihantui ’suasana’ yang tak biasa. Namun begitu rombongan Columbus masih terbilang beruntung, karena hanya disuguhi ‘pertunjukkan’. Lain dengan pelintas-pelintas yang lain. lain kisah, Segitiga Bermuda juga telah membungkam puluhan pesawat yang melintasinya. Peristiwa terbesar yang kemudian terkuak sekitar 1990 lalu adalah raibnya iring-iringan lima Grumman TBF Avenger AL AS yang tengah berpatroli melintas wilayah laut ini pada siang hari 5 Desember 1945. Setelah sekitar dua jam penerbangan komandan penerbangan melapor, bahwa dirinya dan anak buahnya seperti mengalami disorientasi. Beberapa menit kemudian kelima TBF Avenger ini pun raib tanpa sempat memberi sinyal SOS. Hilangnya C-119 Kisah ajaib lainnya adalah hilangnya pesawat transpor C-119 Flying Boxcar pada 7 Juni 1965. Pesawat tambun mesin ganda milik AU AS bermuatan kargo ini, hari itu pukul 7.47 lepas landas dari Lanud Homestead. Pesawat dengan 10 awak ini terbang menuju Lapangan Terbang Grand Turk, Bahama, dan diharapkan mendarat pukul 11.23. Pesawat ini sebenarnya hampir menuntaskan perjalanannya. Hal ini diketahui dari kontak radio yang masih terdengar hingga pukul 11. Sesungguhnya memang tak ada yang mencurigakan. Kerusakan teknis juga tak pernah dilaporkan. Tetapi Boxcar tak pernah sampai tujuan. “Dalam kontak radio terakhir tak ada indikasi apa-apa bahwa pesawat tengah mengalami masalah. Namun setelah itu kami kehilangan jejaknya,” begitu ungkap juru bicara Penyelamat Pantai Miami. “Besar kemungkinan pesawat mengalami masalah kendali arah (steering trouble) hingga nyasar ke lain arah,” tambahnya. “Benar-benar aneh. Sebuah pesawat terbang ke arah selatan Bahama dan hilang begitu saja tanpa jejak,” demikian komentar seorang veteran penerbang Perang Dunia II. Banyak teori kemudian dihubung-hubungkan dengan segala kejadian di sana. Ada yang menyebut teori pelengkungan waktu, medan gravitasi terbalik, abrasi atmosfer, dan ada juga teori anomali magnetik-gravitasi. Selain itu ada juga yang mengaitkannya dengan fenomena gampa laut, serangan gelombang tidal, hingga lubang hitam (black-hole) yang hanya terjadi di angkasa luar sana. Aneh-aneh memang analisanya, namun tetap saja tak ada satu pun yang bisa menjelaskannya. Hingga saat ini,telah banyak tenggapan-tanggapan atau teori-teori mengenai peristiwa-peristiwan aneh dan ghaib yang terjadi di kawasan tsb,diantaranya: * Sebuah Argumen dari suatu Perusahaan Asuransi Kapal Laut Perusahaan asuransi laut Lloyd’s of London menyatakan bahwa segitiga bermuda bukanlah lautan yang berbahaya dan sama seperti lautan biasa di seluruh dunia, asalkan tidak membawa angkutan melebihi ketentuan ketika melalui wilayah tersebut. Penjaga pantai mengkonfirmasi keputusan tersebut. Penjelasan tersebut dianggap masuk akal, ditambah dengan sejumlah pengamatan dan penyelidikan kasus. * Teori Lorong Waktu Menurut beberapa peneliti,mungkin dikawasan ini terdapat sebuah gangguan atmosfir di udara berupa lubang di langit.Ke lubang itulah pesawat terbang masuk tanpa sanggup untuk keluar lagi. Dari misteri “Lubang di Langit” ini membentuk sebuah teori tentang adanya semacam perhubungan antara dunia dengan dimensi lain. lubang di Langit itu dianggap semacam alat transportasi seperti tampak di film Star Trek. Ataukah bentuk Lubang di Langit itu UFO? Orang sering menghubungkan hilangnya pesawat kita dengan munculnya UFO. * Blue Hole Konon di dasar laut segitiga bermuda terdapat semacam lubang/gua dasar laut,dulu gua ini memang sungguh ada, tetapi setelahjaman es berlalu, gua ini tertutup.Arus didalamnya sangat kuat dan sering membuat pusaran yang berdaya hisap. banyak kapal-kapal kecil atau manusia yang terhisap ke dalam blue hole itu tanpa daya,dan anehnya kapal-kapal kecil yang terhisap itu akan muncul kembali ke permukaan laut selang beberapa lama. Tapi yang menimbulkan pertanyaan ialah: Mungkinkah Blue Hole ini sanggup menelan kapal raksasa ke dasar lautan? * Gas Metana Penjelasan lain dari beberapa peristiwa lenyapnya pesawat terbang dan kapal laut secara misterius adalah adanya gas methana di wilayah perairan tersebut. Teori ini dipublikasikan untuk pertama kali tahun 1981 oleh Badan Penyelidikan Geologi Amerika Serikat. Teori ini berhasil diuji coba di laboratorium dan hasilnya memuaskan beberapa orang tentang penjelasan yang masuk akal seputar misteri lenyapnya pesawat-pesawat dan kapal laut yang melintas di wilayah tersebut. * Misteri Lidah Lautan Kawasan Segitiga bermuda sering juga disebut sebagai Tongue of the Ocean atau Lidah Lautan.Lidah Lautan mempunyai jurang bawah laut (canyon).Ada beberapa peristiwa kecelakaan di sana. Tidak banyak yang belum diketahui tentang Segitiga Bermuda, sehingga orang menghubungkan misteri Segitiga Bermuda ini dengan misteri lainnya. Misalnya saja misteri Naga Laut yang pernah muncul di Tanjung Ann, Massachussets AS, pada bulan Agustus 1917. * Misteri Makhluk Sargasso Misteri lain yang masih belum terungkap adalah misteri Makhluk Laut Sargasso, yang bukan semata-mata khayalan. Di Lautan Sargasso,banyak kapal yang tak pernah sampai ke tujuannya dan terkubur di dasar laut. Di sana terhimpun kapal-kapal dari berbagai jaman, harta karun, mayat tulang belulang manusia. Luas Laut Misteri Sargasso ini 3650 km untuk panjang dan lebarnya 1825 km, dan di sekelilingnya mengalir arus yang kuat sekali, sehingga membentuk pusaran yang sangat luas yang berputar perlahan-lahan searah jarum jam. * Angin Puting Beliung Mungkin di area ini sering terjadi badai laut yang mungkin bisa membentuk suatu pusaran angin yang dapat menyebabkan hancurnya sebuah pesawat terbang karena terhempaskan. * Beberapa Penjelasan Lain Ada yang mengatakan Segitiga Bermuda disebabkan karena tempat tersebut merupakan pangkalan UFO sekelompok mahkluk luar angkasa/alien yang tidak mau diusik oleh manusia,sehingga kendaraan apapun yang melewati daerah teritorial tersebut akan terhisap dan diculik. Ada juga yang mengatakan bahwa penyebabnya dikarenakan oleh adanya sumber magnet terbesar di bumi yang tertanam di bawah Segitiga Bermuda,sehingga logam berton-tonpun dapat tertarik ke dalam. Dan bahkan ada yang mengatakan Segitiga Bermuda merupakan pusat bertemunya antara arus air dingin dengan arus air panas,sehingga akan mengakibatkan pusaran air yang besar/dasyat. Berikut adalah bebrapa Kejadian-kejadian yang terjadi di Segitiga Bermuda: * 1840 : HMS Rosalie * 1872 : The Mary Celeste, salah satu misteri terbesar lenyapnya beberapa kapal di segitiga bermuda * 1909 : The Spray * 1917 : SS Timandra * 1918 : USS Cyclops (AC-4) lenyap di laut berbadai, namun sebelum berangkat menara pengawas mengatakan bahwa lautan tenang sekali, tidak mungkin terjadi badai, sangat baik untuk pelayaran * 1926 : SS Suduffco hilang dalam cuaca buruk * 1938 : HMS Anglo Australian menghilang. Padahal laporan mengatakan cuaca hari itu sangat tenang * 1945 : Penerbangan 19 menghilang * 1952 : Pesawat British York transport lenyap dengan 33 penumpang * 1962 : US Air Force KB-50, sebuah kapal tanker, lenyap * 1970 : Kapal barang Perancis, Milton Latrides lenyap; berlayar dari New Orleans menuju Cape Town. * 1972 : Kapal Jerman, Anita (20.000 ton), menghilang dengan 32 kru * 1976 : SS Sylvia L. Ossa lenyap dalam laut 140 mil sebelah barat Bermuda. * 1978 : Douglas DC-3 Argosy Airlines Flight 902, menghilang setelah lepas landas dan kontak radio terputus * 1980 : SS Poet; berlayar menuju Mesir, lenyap dalam badai * 1995 : Kapal Jamanic K (dibuat tahun 1943) dilaporkan menghilang setelah melalui Cap Haitien * 1997 : Para pelayar menghilang dari kapal pesiar Jerman * 1999 : Freighter Genesis hilang setelah berlayar dari Port of Spain menuju St Vincent.

Sabtu, 19 November 2011

Suarez Bisa Lebih Hebat Dari Torres

Liverpool - Kepergian Fernando Torres langsung ditutupi Liverpool dengan merekrut Luis Suarez. Di antara dua nama pemain depan tersebut, Pepe Reina menyebut kalau Suarez berpotensi lebih baik. Fans Liverpool dibuat patah hati saat Torres secara mengejutkan menerima pinangan Chelsea di bursa transfer musim dingin tahun lalu. Saat itu banyak yang menuding kepindahan El Nino didasari faktor ekonomi lantaran gaji besar yang dia dapat di London. Manajemen The Reds kemudian bergerak cepat mencari pemain untuk mengisi kekosongan di lini depan. Dan nama yang terpilih adalah Luis Suarez. Sejauh ini Suarez sudah berhasil jadi idola baru Anfield. Meski belum genap setahun jadi punggawa 'Si Merah' striker asal Uruguay itu berhasil menunjukkan kalau dirinya adalah pembelian yang tepat. Bahkan Pepe Reina menyebut mantan pemain Ajax Amsterdam itu punya potensi yang lebih baik dibanding Torres, rekan senegaranya di timnas Spanyol. "Dari sudut pandang pribadi, tak pernah menyenangkan kehilangan seorang teman di ruang ganti. Tapi satu hal yang bisa Anda lakukan adalah mendoakan yang terbaik untuknya dan berharap penggantinya punya kemampuan sama baik atau bahkan lebih baik lagi," sahut Reina di The Sun. "Dan Luis sudah membuktikan seberapa baik dia bisa menjadi pemain dari saat pertama kali dia bermain bersama kami saat dia mencetak gol di depan the kop menghadapi Stoke," lanjut Reina. Di musim ini Suarez sudah tampil 14 kali untuk Liverpool di semua kompetisi dan mencetak tujuh gol. "Dia sudah menunjukkan kalau dia bisa menjadi pemain depan terbaik di dunia. Dia punya banyak talenta dan potensi dan tak ada alasan dia tak bisa menjadi pemain yang lebih baik lagi." "Luis punya kemampuan sama, jika tidak lebih baik, dari Fernando. Anda tak bisa mendapatkan pemain seperti dia," tuntas Reina.

Sabtu, 30 April 2011

40 Tahun Berbuat Dosa

Dalam sebuah riwayat dijelaskan, bahwa pada zaman Nabi Musa as, kaum bani Israil pernah ditimpa musim kemarau panjang, lalu mereka berkumpul menemui Nabi Musa as dan berkata: "Wahai Kalamullah, tolonglah doakan kami kepada Tuhanmu supaya Dia berkenan menurunkan hujan untuk kami!" Kemudian berdirilah Nabi Musa as bersama kaumnya dan mereka bersama-sama berangkat menuju ke tanah lapang. Dalam suatu pendapat dikatakan bahwa jumlah mereka pada waktu itu lebih kurang tujuh puluh ribu orang.

Setelah mereka sampai ke tempat yang dituju, maka Nabi Musa as mulai berdoa. Diantara isi doanya itu ialah: "Tuhanku, siramlah kami dengan air hujan-Mu, taburkanlah kepada kami rahmat-Mu dan kasihanilah kami terutama bagi anak-anak kecil yang masih menyusu, hewan ternak yang memerlukan rumput dan orang-orang tua yang sudah bongkok. Sebagaimana yang kami saksikan pada saat ini, langit sangat cerah dan matahari semakin panas.

Tuhanku, jika seandainya Engkau tidak lagi menganggap kedudukanku sebagai Nabi-Mu, maka aku mengharapkan keberkatan Nabi yang ummi yaitu Muhammad SAW yang akan Engkau utus untuk Nabi akhir zaman.

Kepada Nabi Musa as Allah menurunkan wahyu-Nya yang isinya: "Aku tidak pernah merendahkan kedudukanmu di sisi-Ku, sesungguhnya di sisi-Ku kamu mempunyai kedudukan yang tinggi. Akan tetapi bersama denganmu ini ada orang yang secara terang-terangan melakukan perbuatan maksiat selama empat puluh tahun. Engkau boleh memanggilnya supaya ia keluar dari kumpulan orang-orang yang hadir di tempat ini! Orang itulah sebagai penyebab terhalangnya turun hujan untuk kamu semuanya."

Nabi Musa kembali berkata: "Wahai Tuhanku, aku adalah hamba-Mu yang lemah, suaraku juga lemah, apakah mungkin suaraku ini akan dapat didengarnya, sedangkan jumlah mereka lebih dari tujuh puluh ribu orang?" Allah berfirman: "Wahai Musa, kamulah yang memanggil dan Aku-lah yang akan menyampaikannya kepada mereka!."

Menuruti apa yang diperintahkan oleh Allah, maka Nabi Musa as segera berdiri dan berseru kepada kaumnya: "Wahai seorang hamba yang durhaka yang secara terang-terangan melakukannya bahkan lamanya sebanyak empat puluh tahun, keluarlah kamu dari rombongan kami ini, karena kamulah, hujan tidak diturunkan oleh Allah kepada kami semuanya!"

Mendengar seruan dari Nabi Musa as itu, maka orang yang durhaka itu berdiri sambil melihat kekanan kekiri. Akan tetapi, dia tidak melihat seorangpun yang keluar dari rombongan itu. Dengan demikian tahulah dia bahwa yang dimaksudkan oleh Nabi Musa as itu adalah dirinya sendiri. Di dalam hatinya berkata: "Jika aku keluar dari rombongan ini, niscaya akan terbukalah segala kejahatan yang telah aku lakukan selama ini terhadap kaum bani Israil, akan tetapi bila aku tetap bertahan untuk tetap duduk bersama mereka, pasti hujan tidak akan diturunkan oleh Allah SWT."

Setelah berkata demikian dalam hatinya, lelaki itu lalu menyembunyikan kepalanya di sebalik bajunya dan menyesali segala perbuatan yang telah dilakukannya sambil berdoa: "Ya Tuhanku, sesungguhnya aku telah durhaka kepada-Mu selama lebih empat puluh tahun, walaupun demikian Engkau masih memberikan kesempatan kepadaku dan sekarang aku datang kepada-Mu dengan ketaatan maka terimalah taubatku ini." Beberapa saat selepas itu, kelihatanlah awan yang bergumpalan di langit, seiring dengan itu hujanpun turun dengan lebatnya bagaikan ditumpahkan dari atas langit.

Melihat keadaan demikian maka Nabi Musa as berkata: "Tuhanku, mengapa Engkau memberikan hujan kepada kami, bukankah di antara kami tidak ada seorangpun yang keluar serta mengakui akan dosa yang dilakukannya?"

Allah berfirman: "Wahai Musa, aku menurunkan hujan ini juga di sebabkan oleh orang yang dahulunya sebagai sebab Aku tidak menurunkan hujan kepada kamu."

Nabi Musa berkata: "Tuhanku, lihatkanlah kepadaku siapa sebenarnya hamba-Mu yang taat itu?"

Allah berfirman: "Wahai Musa, dulu ketika dia durhaka kepada-Ku, Aku tidak pernah membuka aibnya. Apakah sekarang. Aku akan membuka aibnya itu ketika dia telah taat kepada-Ku? Wahai Musa, sesungguhnya Aku sangat benci kepada orang yang suka mengadu. Apakah sekarang Aku harus menjadi pengadu?"

(Dikutip dari buku: "1001 Keinsafan "Kisah-kisah Insan Bertaubat. Oleh: Kasmuri Selamat M A)

(SELESAI)

SYAHID SELEPAS MENGUCAPKAN SYAHADAH

Suatu ketika tatkala Rasulullah s.a.w. sedang bersiap di medan perang Uhud, tiba-tiba terjadi hal yang tidak terduga. Seorang lelaki yang bernama Amar bin Thabit telah datang menemui Baginda s.a.w.. Dia rupanya ingin masuk Islam dan akan ikut perang bersama Rasulullah s.a.w. Amar ini berasal dari Bani Asyahali. Sekalian kaumnya ketika itu sudah Islam setelah tokoh yang terkenal Saad bin Muaz memeluk Islam. Tetapi Amar ini enggan mengikut kaumnya yang ramai itu. Keangkuhan jahiliyyah menonjol dalam jiwanya, walaupun dia orang baik dalam pergaulan. Waktu kaumnya menyerunya kepada Islam, ia menjawab, "Kalau aku tahu kebenaran yang aku kemukakan itu sudah pasti aku tidak akan mengikutnya." Demikian angkuhnya Amar. Kaum Muslimin di Madinah pun mengetahui bagaimana keanehan Amar di tengah-tengah kaumnya yang sudah memeluk Islam. Ia terasing sendirian, hatinya sudah tertutup untuk menerima cahaya Islam yang terang benderang. Kini dalam saat orang bersiap-siap akan maju ke medan perang, dia segera menemui Rasulullah s.a.w. , menyatakan dirinya akan masuk Islam malah akan ikut berperang bersama angkatan perang di bawah pimpinan Rasulullah s.a.w. . Pedangnya yang tajam ikut dibawanya.

Rasulullah s.a.w. menyambut kedatangan Amar dengan sangat gembira, tambah pula rela akan maju bersama Nabi Muhammad s.a.w.. Tetapi orang ramai tidak mengetahui peristiwa aneh ini, kerana masing-masing sibuk menyiapkan bekalan peperangan. Di kalangan kaumnya juga tidak ramai mengetahui keIslamannya. Bagaimana Amar maju sebagai mujahid di medan peperangan. Dalam perang Uhud yang hebat itu Amar memperlihatkan keberaniannya yang luar biasa. Malah berkali-kali pedang musuh mengenai dirinya, tidak dipedulikannya. Bahkan dia terus maju sampai saatnya dia jatuh pengsan. "Untuk apa ikut ke mari ya Amar?" Demikian tanya orang yang hairan melihatnya, sebab sangka mereka dia masih musyrik. Mereka kira Amar ini masih belum Islam lalau mengikut sahaja pada orang ramai. Dalam keadaan antara hidup dan mati itu Amar lalu berkata, "Aku sudah beriman kepada Allah s.w.t. dan Rasul-Nya, lalu aku siapkan pedangku dan maju ke medan perang. Allah s.w.t. akan memberikan syahidah padaku dalam waktu yang tidak lama lagi." Amar meninggal. Rohnya mengadap ke hadrat Illahi sebagai pahlawan syahid. Waktu hal ini diketahui Rasulullah s.a.w. , maka Baginda s.a.w. pun bersabda,: "Amar itu nanti akan berada dalam syurga nantinya." Dan kaum Muslimin pun mengetahui akhir hayat Amar dengan penuh takjub, sebab di luar dugaan mereka. Malah Abu Hurairah r.a sahabat yang banyak mengetahui hadith Rasulullah s.a.w.berkata kaum Muslimin, "Cuba kamu kemukakan kepadaku seorang yang masuk syurga sedang dia tidak pernah bersyarat sekalipun juga terhadap Allah s.w.t.." "Jika kamu tidak tahu orangnya." Kata Abu Hurairah r.a lagi, lalu ia pun menyambung, ujarnya, "Maka baiklah aku beritahukan, itulah dia Amar bin Thabit." Demikianlah kisah seorang yang ajaib, masuk syurga demikian indahnya. Ia tidak pernah solat, puasa dan lain-lainnya seperti para sahabat yang lain, sebab dia belum memeluk Islam. Tiba-tiba melihat persiapan yang hebat itu, hatinya tergerak memeluk Islam sehingga ia menemuiRasulullah s.a.w.. Ia menjadi Muslim, lalu maju ke medan perang, sebagai mujahid yang berani. Akhirnya tewas dia dengan mendapat syahadah iaitu pengakuan sebagai orang yang syahid. Mati membela agama Allah s.w.t. di medan perang. Maka syurgalah tempat bagi orang yang memiliki julukan syahid. Rasulullah s.a.w. menjamin syurga bagi orang seperti Amar ini.

NAMA-NAMA SYURGA DAN NERAKA

Tingkatan dan nama-nama syurga ialah :- 1. Firdaus 2. Syurga 'Adn 3. Syurga Na'iim 4. Syurga Na'wa 5. Syurga Darussalaam 6. Daarul Muaqaamah 7. Al-Muqqamul Amin 8. Syurga Khuldi Sedangkan tingkatan dan nama-nama neraka adalah :- 1. Neraka Jahannam 2. Neraka Jahiim 3. Neraka Hawiyah 4. Neraka Wail 5. Neraka Sa'iir 6. Neraka Ladhaa 7. Neraka Saqar 8. Neraka Hutomah

Ahmad Dahlan

Kyai Haji Ahmad Dahlan (lahir di Yogyakarta, 1 Agustus 1868 – meninggal di Yogyakarta, 23 Februari 1923 pada umur 54 tahun) adalah seorangPahlawan Nasional Indonesia. Ia adalah putera keempat dari tujuh bersaudara dari keluarga K.H. Abu Bakar. KH Abu Bakar adalah seorang ulama dankhatib terkemuka di Masjid Besar Kasultanan Yogyakarta pada masa itu, dan ibu dari K.H. Ahmad Dahlan adalah puteri dari H. Ibrahim yang juga menjabat penghulu Kesultanan Ngayogyakarta Hadiningrat pada masa itu.

Latar belakang keluarga dan pendidikan

Nama kecil KH. Ahmad Dahlan adalah Muhammad Darwis. Ia merupakan anak keempat dari tujuh orang bersaudara yang keseluruhan saudaranya perempuan, kecuali adik bungsunya. Ia termasuk keturunan yang kedua belas dari Maulana Malik Ibrahim, salah seorang yang terkemuka di antaraWalisongo, yaitu pelopor penyebaran agama Islam di Jawa.[1] Silsilahnya tersebut ialah Maulana Malik Ibrahim, Maulana Ishaq, Maulana 'Ainul Yaqin, Maulana Muhammad Fadlullah (Sunan Prapen), Maulana Sulaiman Ki Ageng Gribig (Djatinom), Demang Djurung Djuru Sapisan, Demang Djurung Djuru Kapindo, Kyai Ilyas, Kyai Murtadla, KH. Muhammad Sulaiman, KH. Abu Bakar, dan Muhammad Darwisy (Ahmad Dahlan).[2]

Pada umur 15 tahun, ia pergi haji dan tinggal di Mekah selama lima tahun. Pada periode ini, Ahmad Dahlan mulai berinteraksi dengan pemikiran-pemikiran pembaharu dalam Islam, seperti Muhammad Abduh, Al-Afghani, Rasyid Ridha dan Ibnu Taimiyah. Ketika pulang kembali ke kampungnya tahun 1888, ia berganti nama menjadi Ahmad Dahlan.

Pada tahun 1903, ia bertolak kembali ke Mekah dan menetap selama dua tahun. Pada masa ini, ia sempat berguru kepada Syeh Ahmad Khatib yang juga guru dari pendiri NU, KH. Hasyim Asyari. Pada tahun 1912, ia mendirikan Muhammadiyah di kampung Kauman, Yogyakarta.

Sepulang dari Mekkah, ia menikah dengan Siti Walidah, sepupunya sendiri, anak Kyai Penghulu Haji Fadhil, yang kelak dikenal dengan Nyai Ahmad Dahlan, seorang Pahlawanan Nasional dan pendiri Aisyiyah. Dari perkawinannya dengan Siti Walidah, KH. Ahmad Dahlan mendapat enam orang anak yaitu Djohanah, Siradj Dahlan, Siti Busyro, Irfan Dahlan, Siti Aisyah, Siti Zaharah. Disamping itu KH. Ahmad Dahlan pernah pula menikahi Nyai Abdullah, janda H. Abdullah. la juga pernah menikahi Nyai Rum, adik Kyai Munawwir Krapyak. KH. Ahmad Dahlan juga mempunyai putera dari perkawinannya dengan Nyai Aisyah (adik Adjengan Penghulu) Cianjur yang bernama Dandanah. Ia pernah pula menikah dengan Nyai Yasin Pakualaman Yogyakarta.

KH. Ahmad Dahlan dimakamkan di KarangKajen, Yogyakarta.

Pengalaman organisasi

Disamping aktif dalam menggulirkan gagasannya tentang gerakan dakwah Muhammadiyah, ia juga dikenal sebagai seorang wirausahawan yang cukup berhasil dengan berdagang batik yang saat itu merupakan profesi wiraswasta yang cukup menggejala di masyarakat.

Sebagai seorang yang aktif dalam kegiatan bermasyarakat dan mempunyai gagasan-gagasan cemerlang, Dahlan juga dengan mudah diterima dan dihormati di tengah kalangan masyarakat, sehingga ia juga dengan cepat mendapatkan tempat di organisasi Jam'iyatul Khair, Budi Utomo, Syarikat Islam dan Comite Pembela Kanjeng Nabi Muhammad SAW.

Pada tahun 1912, Ahmad Dahlan pun mendirikan organisasi Muhammadiyah untuk melaksanakan cita-cita pembaruan Islam di bumi Nusantara. Ahmad Dahlan ingin mengadakan suatu pembaruan dalam cara berpikir dan beramal menurut tuntunan agama Islam. la ingin mengajak umat Islam Indonesia untuk kembali hidup menurut tuntunan al-Qur'an dan al-Hadits. Perkumpulan ini berdiri bertepatan pada tanggal 18 Nopember 1912. Dan sejak awal Dahlan telah menetapkan bahwa Muhammadiyah bukan organisasi politik tetapi bersifat sosial dan bergerak di bidang pendidikan.

Gagasan pendirian Muhammadiyah oleh Ahmad Dahlan ini juga mendapatkan resistensi, baik dari keluarga maupun dari masyarakat sekitarnya. Berbagai fitnahan, tuduhan dan hasutan datang bertubi-tubi kepadanya. la dituduh hendak mendirikan agama baru yang menyalahi agama Islam. Ada yang menuduhnya kyai palsu, karena sudah meniru-niru bangsa Belanda yang Kristen, mengajar di sekolah Belanda, serta bergaul dengan tokoh-tokoh Budi Utomo yang kebanyakan dari golongan priyayi, dan bermacam-macam tuduhan lain. Saat itu Ahmad Dahlan sempat mengajar agama Islam di sekolah OSVIA Magelang, yang merupakan sekolah khusus Belanda untuk anak-anak priyayi. Bahkan ada pula orang yang hendak membunuhnya. Namun ia berteguh hati untuk melanjutkan cita-cita dan perjuangan pembaruan Islam di tanah air bisa mengatasi semua rintangan tersebut.

Pada tanggal 20 Desember 1912, Ahmad Dahlan mengajukan permohonan kepada Pemerintah Hindia Belanda untuk mendapatkan badan hukum. Permohonan itu baru dikabulkan pada tahun 1914, dengan Surat Ketetapan Pemerintah No. 81 tanggal 22 Agustus 1914. Izin itu hanya berlaku untuk daerah Yogyakarta dan organisasi ini hanya boleh bergerak di daerah Yogyakarta. Dari Pemerintah Hindia Belanda timbul kekhawatiran akan perkembangan organisasi ini. Maka dari itu kegiatannya dibatasi. Walaupun Muhammadiyah dibatasi, tetapi di daerah lain seperti Srandakan, Wonosari,Imogiri dan lain-Iain telah berdiri cabang Muhammadiyah. Hal ini jelas bertentangan dengan keinginan pemerintah Hindia Belanda. Untuk mengatasinya, maka KH. Ahmad Dahlan menyiasatinya dengan menganjurkan agar cabang Muhammadiyah di luar Yogyakarta memakai nama lain. Misalnya Nurul Islam di Pekalongan, Al-Munir di Ujung Pandang, Ahmadiyah[4] di Garut. Sedangkan di Solo berdiri perkumpulan Sidiq Amanah Tabligh Fathonah (SATF) yang mendapat pimpinan dari cabang Muhammadiyah. Bahkan dalam kota Yogyakarta sendiri ia menganjurkan adanya jama'ah dan perkumpulan untuk mengadakan pengajian dan menjalankan kepentingan Islam.

Perkumpulan-perkumpulan dan Jama'ah-jama'ah ini mendapat bimbingan dari Muhammadiyah, yang diantaranya ialah Ikhwanul Muslimin, Taqwimuddin, Cahaya Muda, Hambudi-Suci, Khayatul Qulub,Priya Utama, Dewan Islam, Thaharatul Qulub, Thaharatul-Aba, Ta'awanu alal birri, Ta'ruf bima kanu wal- Fajri, Wal-Ashri, Jamiyatul Muslimin, Syahratul Mubtadi.[5]

Dahlan juga bersahabat dan berdialog dengan tokoh agama lain seperti Pastur van Lith pada 1914-1918. Van Lith adalah pastur pertama yang diajak dialog oleh Dahlan. Pastur van Lith di Muntilan yang merupakan tokoh di kalangan keagamaan Katolik. Pada saat itu Kiai Dahlan tidak ragu-ragu masuk gereja dengan pakaian hajinya[6].

Gagasan pembaharuan Muhammadiyah disebarluaskan oleh Ahmad Dahlan dengan mengadakan tabligh ke berbagai kota, disamping juga melalui relasi-relasi dagang yang dimilikinya. Gagasan ini ternyata mendapatkan sambutan yang besar dari masyarakat di berbagai kota di Indonesia. Ulama-ulama dari berbagai daerah lain berdatangan kepadanya untuk menyatakan dukungan terhadap Muhammadiyah. Muhammadiyah makin lama makin berkembang hampir di seluruh Indonesia. Oleh karena itu, pada tanggal 7 Mei 1921 Dahlan mengajukan permohonan kepada pemerintah Hindia Belanda untuk mendirikan cabang-cabang Muhammadiyah di seluruh Indonesia. Permohonan ini dikabulkan oleh pemerintah Hindia Belanda pada tanggal 2 September 1921.

Sebagai seorang yang demokratis dalam melaksanakan aktivitas gerakan dakwah Muhammadiyah, Dahlan juga memfasilitasi para anggota Muhammadiyah untuk proses evaluasi kerja dan pemilihan pemimpin dalam Muhammadiyah. Selama hidupnya dalam aktivitas gerakan dakwah Muhammadiyah, telah diselenggarakan dua belas kali pertemuan anggota (sekali dalam setahun), yang saat itu dipakai istilah AIgemeene Vergadering (persidangan umum).

The Beatles

The Beatles adalah kelompok pemusik Inggris beraliran rock, dibentuk di Liverpool pada tahun 1960, seringkali dianggap sebagai pemusik tersukses secara komersial dan paling banyak mendapat pujian dalam musik populer. Sejak tahun 1962, kelompok ini terdiri dari John Lennon (gitar ritem, vokal),Paul McCartney (gitar bass, vokal), George Harrison (gitar utama, vokal), Ringo Starr (drum, vokal). Bermula dari aliran skiffle dan rock and roll 1950-an, kelompok ini nantinya memainkan musik dalam berbagai genre mulai dari folk rock sampai rock psikedelik, memasukkan juga unsur musik klasik dan elemen lain dengan cara inovatif. The Beatles dipandang sebagai perwujudan ide-ide progresif, berpengaruh terhadap revolusi sosial budaya dekade 60-an.

Awalnya 5 orang terdiri dari Lennon, McCartney, Harrison, Stuart Sutcliffe (bas) dan Pete Best (drum), The Beatles hanya terkenal di klub-klub Liverpool danHamburg selama 3 tahun mulai tahun 1960. Sutcliffe hengkang tahun 1961, dan Best diganti Starr tahun berikutnya. Beatles ditempa jadi profesional oleh seorang pengusaha toko musik bernama Brian Epstein setelah ia jadi manajer mereka dan potensi musik dipoles oleh produser George Martin. Akhir 1962, Beatles sudah mendapatkan kesuksesan di Britania Raya dengan singel pertama Love Me Do. Sepanjang tahun berikut, mereka melakukan tur internasional sampai 1966 dan berkonsentrasi merekam album di dalam negeri sampai bubar tahun 1970. Karir solo masing-masing dibilang sukses tapi Lennon terbunuh di New York City tahun 1980 dan Harisson meninggal karena kanker tahun 2001. McCartney dan Starr masih aktif bermusik.

Dalam tahun-tahun rekaman album studio, Beatles merilis karya-karya yang dinilai terbaik oleh kritikus, salah satunya Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band (1967), dipuji sebagai karya agung. Empat dekade setelah bubar, musiknya masih populer. Mereka memiliki lebih dari satu album nomor 1 di tangga lagu Britania Raya dan bertengger paling lama dibanding pemusik manapun. Berdasarkan RIAA, mereka adalah pemusik yang menjual album terbanyak diAmerika Serikat. Tahun 2008, majalah Billboard merilis daftar musikus dengan penjualan terbesar sepanjang sejarah Hot 100 untuk merayakan 15 tahun hari jadi tangga lagu singel Amerika dimana The Beatles berada di nomor satu. Tujuh kali mendapat Grammy Awards, 15 Ivor Novello Awards dari British Academy of Songwriters, Composers and Authors, The Beatles secara kolektif dimasukkan dalam kompilasi majalah TIME sebagai satu dari 100 orang paling berpengaruh di abad ke-20.

Sejarah

Pembentukan dan tahun-tahun awal (1957–1962)

Masih berusia 16 tahun, penyanyi dan gitaris John Lennon membentuk grup musik skiffle bernama The Quarrymen dengan teman-teman sekolah asal Liverpool bulan Maret 1957. Paul McCartney berusia lima belas tahun saat mereka bertemu bulan Juli tahun itu. George Harrison bergabung sebagai gitaris utama bulan Februari tahun berikutnya setelah diundang McCartney menonton. Tahun 1960, teman-teman sekolah Lennon keluar dan ia masuk Liverpool College of Art. Ketiga orang itu memainkan musik rock and roll setiap mendapatkan seorang penggebuk drum. Bergabung sebagai bass di Januari, teman sekelas Lennon, Stuart Sutcliffe menyarankan untuk mengganti nama grup menjadi The Beetles sebagai bentuk kekaguman terhadap Buddy Holly dan The Crickets, lalu berubah lagi menjadi The Beatals di bulan-bulan pertama tahun itu. Setelah coba-coba nama lain seperti Johnny and the Moondogs, Long John and The Beetles dan The Silver Beatles, grup itu akhirnya menjadi The Beatles di bulan Agustus. Kurangnya penggebuk drum yang tetap menjadi masalah saat manajer tak resmi mereka, Allan Williams menyiapkan kediaman untuk manggung diHamburg, Jerman. Sebelum Agustus berakhir, mereka mengadakan audisi dan menemukan Pete Best, dan langsung berangkat ke Hamburg empat hari kemudian, menandatangani kontrak untuk bermain musik dengan penyelenggara pertunjukan bernama Bruno Koschmider untuk 48 malam. Pertunjukkan Beatles laris di Hamburg dimana mereka bermain musik berjam-jam dan mengakibatkan jalanan macet karena dipenuhi orang yang keluar masuk menonton pertunjukkan mereka.

Harrison yang masih berusia 17 tahun di bulan Agustus 1960, berbohong kepada petugas Jerman mengenai usianya agar bisa tinggal di Hamburg. Awalnya mereka ditempatkan di Indra Club, Koschmider lalu memindahkan mereka ke Kaiserkeller pada bulan Oktober setelah Indra ditutup karena dianggap bising. Saat Beatles melanggar kontrak dengan manggung di Top Ten Club yang jadi rivalnya, Koschmider melaporkan Harrison yang di bawah umur kepada otoritas dan dideportasi bulan November. McCartney dan Best juga ditangkap karena kasus pembakaran di kamar mereka di pertengahan Desember, setelah itu mereka juga dideportasi. Lennon kembali ke Liverpool pertengahan Desember sementara Sutcliffe tetap di Hamburg selama beberapa bulan. Ia berpacaran dengan gadis Jerman, Astrid Kirchherr yang pertama kali mengambil foto profesional Beatles dan memangkas rambut Sutcliffe dengan gaya yang populer masa itu, exi (existensialis). Gaya rambut Sutcliffe kelak menginspirasi anggota Beatles yang lain.

Tahun-tahun berikutnya, kelompok ini kembali ke Hamburg. Mereka mencoba-coba Preludin dengan sengaja untuk menjaga tenaga agar bisa kuat manggung semalaman suntuk. Sutcliffe memutuskan keluar awal tahun 1961 dan dan melanjutkan studi di Jerman, jadi McCartney mengambil alih bass. Produser Jerman Berta Kaempfert mengontrak Beatles yang sudah jadi empat orang untuk band latar Tony Sheridan dalam beberapa buah rekaman. Dikreditkan Tony Sheridan dan The Beat Brothers, singel My Bonnie direkam bulan Juni dan dirilis beberapa bulan kemudian, berada di urutan ke-32 tangga lagu Musikmarkt. Beatles jadi lebih dikenal saat pulang ke Liverpool. Saat masih sering bermain di The Cavern Club, mereka bertemu Brian Epstein, pemilik studio rekaman lokal dan seorang kolumnis musik. Beatles menunjuk Epstein sebagai manajer pada Januari 1962 dan Kaempfert setuju untuk melepas mereka dari kontrak rekaman Jerman. Setelah suatu audisi mereka ditolak Decca Records dengan komentar "grup gitar sudah ketinggalan jaman, Tuan Epstein" ("Guitar groups are on the way out, Mr. Epstein"), George Martin mengajukan grup itu ke label Parlophone di EMI. Pada bulan April mereka kembali ke Hamburg dan dikagetkan dengan berita kematian Sutcliffe akibat pendarahan otak.

Grup ini mendapat pengarahan George Martin di Studio Abbey Road EMI, London untuk pertama kali tahun 1962. Martin mengeluh tentang cara bermain drum Best kepada Epstein dan menyarankan agar Beatles memakai drummer sesi di studio. Akhirnya, Best digantikan oleh Ringo Star yang baru keluar dari Rory Storm and the Hurricanes. Sebenarnya Starr sudah bermain untuk Beatles menggantikan Best yang sering absen. Martin masih menyewa Andy White sebagai drummer sesi untuk satu sesi saja. White berkontribusi dalam singel Love Me Do dan P.S I Love You. Dirilis bulan Oktober, Love Me Do masuk tangga lagu 20 besar di Inggris dan berada di nomor 17. Setelah selesai rekaman untuk singel kedua berjudul Please Please Me pada bulan November, mereka mulai muncul di televisi pertama kali dalam program berita People and Place.

Grup itu manggung terakhir kalinya di Hamburg bulan Desember 1962. Sekarang sudah menjadi pola, keempat anggota berkontribusi terhadap vokal, walau hanya Starr yang jarang jadi vokal utama karena jangkauannya terbatas. Lennon dan McCartney sudah bekerja sama dalam menulis lirik, sementara Harrison juga bernyanyi walau sedikit. Epstein mencium potensi Beatles yang besar, menyarankan agar grup itu bersikap lebih profesional saat menghibur. Lennon mengulangi kata-kata manajernya, "Begini, jika kau benar-benar ingin masuk ke tempat yang lebih besar, kau harus berubah – berhenti makan di panggung, berhenti menyumpah, berhenti merokok" ("Look, if you really want to get in these bigger places, you're going to have to change—stop eating on stage, stop swearing, stop smoking") Ia juga mengatakan, "kami terbiasa mengenakan pakaian yang kami suka, di dalam dan luar panggung. Ia berkata pada kami bahwa jin kurang terlihat bagus dan menyarankan untuk mengenakan celana yang lebih pantas, tapi ia tidak ingin kami kelihatan kotak-kotak. Ia ingin kami mempunyai gaya individualitas kami masing-masing… merupakan pilihan untuk mewujudukannya atau masih makan ayam di panggung". ("We used to dress how we liked, on and off stage. He'd tell us that jeans were not particularly smart and could we possibly manage to wear proper trousers, but he didn't want us suddenly looking square. He'd let us have our own sense of individuality ... it was a choice of making it or still eating chicken on stage".)

Beatlemania dan tahun-tahun tur konser (1963–1966)

Ketenaran di Britania Raya, Please Please Me dan With The Beatles

Logo "drop-T" The Beatles

Dengan kesuksesan yang biasa dari Love Me Do, Please Please Me lebih diterima dengan cukup antusias, menduduki nomor 2 di tangga lagu Britania Raya setelah rilis di Januari 1963. Awalnya Martin bermaksud untuk merekam LP (piringan hitam) Beatles yang pertama di The Tavern Club, namun setelah merasa di sana seperti "suasana akustik dalam tanki minyak" ("the acoustic ambience of an oil tank"), rekaman dialihkan selama satu sesi di Studio Abbey Road. Sepuluh lagu dikemas dalam Please Please Me bersama 4 lagu dari 2 singel yang terdahulu. Allmusic berkomentar tentang bagaimana giatnya grup itu melemparkan album debut Please Please Me dalam satu hari: “Beberapa dekade setelah perilisannya, album itu masih terasa segar, khsususnya karena asal muasalnya yang kuat.” ("Decades after its release, the album still sounds fresh, precisely because of its intense origins.") John Lennon mengatakan bahwa ia dan Paul McCartney "hanya menulis lagu à la Everly Brothers dan Buddy Holly, lagu pop yang berisi tidak lebih dari sekedar pemikiran – untuk menciptakan suara. Dan kata-katanya hampir tidak ada hubungannya" ("just writing songs à la Everly Brothers, à la Buddy Holly, pop songs with no more thought of them than that—to create a sound. And the words were almost irrelevant.") Dirilis Maret 1963, album itu menduduki nomor 1 yang menjadi awal merajainya 11 studio album Beatles sampai tahun 1970 di puncak tangga lagu Britania Raya. Singel ke-3, From Me to You dirilis bulan April dan juga berada di nomor 1. Pada perilisannya di Agustus, singel ke-4 She Loves You, menjadi singel pertama Beatles yang menembus penjualan satu juta keping.

Logo ikonik The Beatles "drop-T" digambar oleh desainer Ivor Arbiter, mulai dirilis tahun 1963. Logo ini pertama kali ditempelkan di drum yang dibeli Epstein dan Ringo Starr di toko Arbiter. Grup itu keliling Britania Raya 3 kali dalam setengah tahun: tur selama 4 minggu dimulai bulan Februari, 3 minggu di bulan Maret dan Mei sampai Juni. Kepopuleran mereka ditandai dengan antusias penggemar yang mengatasnamakan diri mereka Beatlemania. Pertunjukkan di mana-mana disambut dengan jeritan. Bahkan polisi harus menyemprot air dengan selang untuk mengendalikan ulah penggemar demi melindungi Beatles. Hal ini memicu debat di parlemen Inggris. Di akhir Oktober, The Beatles tur ke Swedia selama 5 hari, untuk pertama kali tampil di luar negeri setelah di Hamburg. Kembali ke Inggris, mereka disambut teriakan ribuan penggemar, 15 jurnalis dan fotografer serta peliput dari BBC Television dalam cuaca hujan lebat. Mulai besoknya selama 6 minggu, The Beatles kembali mengadakan tur yang selalu menjadi berita hangat di media.

Please Please Me masih menduduki puncak tangga lagu selama 30 minggu sampai akhirnya ditembus dengan album mereka sendiri, With The Beatles yang juga bertengger di nomor 1 selama 22 minggu. Album ini direkam dengan teknik produksi studio. Album With The Beatles dikomentari oleh Allmusic: "Sekuel dari pesanan yang terbanyak, salah satu yang menjadikan original lebih baik dengan menggunakan nadanya sendiri dan menambahkannya kedalaman" ("a sequel of the highest order—one that betters the original by developing its own tone and adding depth.") Seperti yang sudah menjadi standar, album itu dirilis di akhir November, lebih awal dari singel berikutnya, I Want to Hold Your Hand. With The Beatles dipuji oleh kritikus musik TIME, William Mann, yang mengatakan bahwa Lennon dan McCartney adalah "komposer Inggris hebat tahun 1963" ("the outstanding English composers of 1963"). Majalah itu menerbitkan beberapa seri artikel yang membahas analisis Mann mengenai musik The Beatles dan menaruh hormat pada mereka. With The Beatles menjadi album kedua dalam sejarah tangga lagu Britania Raya yang menjual sejuta keping, sebelumnya dicetak pertama kali oleh lagu latar South Pasific tahun 1958.

British Invasion (Invasi Britania)

ebut The Beatles di Amerika Serikat sebenarnya tertunda selama hampir setahun saat Capitol Records, cabang EMI di Amerika mundur untuk merilis baikPlease Please Me atau From Me to You. Negosiasi dengan label independen Amerika menghasilkan beberapa singel jadi dirilis, namun masalah-masalah royalti dan ejekan terhadap gaya rambut moptop The Beatles jadi halangan lain. Saat Capitol mulai mengurus penjualan, bukannya merilis LP asli, malahan mengompilasikan album berbeda untuk pasar Amerika dari berbagai rekaman The Beatles yang terdahulu dan memilih lagu-lagu pilihan mereka sendiri sebagai singel. Tangga lagu Amerika berhasil "dikuasai" oleh Beatles setelah sebuah tayangan berita CBS memberitakan "kegilaan" Beatlemania di Inggris yang membuat Capitol mempercepat perilisan I Want to Hold Your Hand pada Desember 1963. Debut Amerika mereka akhirnya dijadwalkan beberapa minggu kemudian.

Saat The Beatles meninggalkan Inggris tanggal 7 Februari 1964, sekitar 4000 penggemarnya berkumpul di Heathrow, melambaikan tangan dan menjerit saat pesawat lepas landas. I Want to Hold Your Hand sudah terjual 2,6 juta keping di Amerika Serikat selama 2 minggu sebelumnya, namun The Beatles masih tetap gugup apakah mereka akan dapat diterima. Di Bandar Udara Internasional John F. Kennedy, New York City, mereka disambut sekitar 3000 orang. Mereka tampil pertama kali di stasiun televisi Amerika secara langsung 2 hari kemudian dalam acara The Ed Sullivan Show, yang ditonton hampir 74 juta pemirsa - lebih dari 40 persen populasi Amerika Serikat. Keesokan paginya, sebuah harian menulis tentang The Beatles "could not carry a tune across the Atlantic" ("tidak bisa menyanyikan lagu dari seberang Atlantik"), tapi sehari kemudian, konser pertama mereka di Washington Coliseum membuktikan kepopuleran mereka di Amerika. Hari berikutnya, sambutan yang meriah juga diterima pada saat konser di Carnegie Hall. Mereka hadir lagi di Ed Sullivan Show untuk kedua kalinya sebelum pulang ke Inggris tanggal 22 Februari.

Di minggu ke-4 April, The Beatles sudah menduduki 12 posisi di tangga lagu singel Billboard Hot 100, termasuk 5 posisi puncak. Di minggu yang sama, LP Amerika ke-3 dirilis dan sama seperti 2 LP lain, menempati nomor satu atau dua di tangga lagu Amerika. Popularitas The Beatles menarik perhatian yang tak terduga akan musik Inggris, dan beberapa pemusik Inggris lain juga mulai debut masing-masing di Amerika dan sukses sehingga dalam 3 tahun berikutnya pengaruh musik Inggris diistilahkan dengan Invasi Britania (British Invasion). Gaya rambut The Beatles yang panjang, tidak biasa untuk zaman itu banyak diejek oleh orang-orang dewasa, namun menginspirasi para anak muda.

Tur internasional mulai bulan Juni dengan 22 konser selama lebih dari 19 hari di Denmark, Belanda, Hong Kong, Australia, dan New Zealand. Starr masuk rumah sakit setelah menjalani tonsilektomi mulai setengah tur dan digantikan Jimmie Nicol. Di Agustus mereka kembali ke Amerika untuk tur keliling 23 kota selama sebulan, mulai dari San Fransisco sampai New York City. Namun ada masalah dengan pengeras suara yang pada saat itu kurang bagus dan berukuran kecil, sehingga musik yang dimainkan susah terdengar, selain harus berhadapan dengan suara teriakan penggemar.

A Hard Day's Night, Beatles for Sale, Help! dan Rubber Soul

Para anggota The Beatles mulai berakting dalam film dengan judul A Hard Day’s Night yang dirilis bulan Juli dan Agustus 1964, masing-masing di London dan New York. Disutradarai oleh Richard Lester dan diproduksi oleh United Artist Records dari Maret sampai April 1964, film ini merupakan dokumenter hitam putih The Beatles yang ribut dengan suasana canda tawa namun menuai kesuksesan. Menurut Allmusic, lagu latar film yang judulnya sama, A Hard Day's Night, memperlihatkan bahwa The Beatles "benar-benar memenuhi perannya sebagai grup musik. Semua pengaruh berbeda pada 2 album pertama telah melebur menjadi suara yang terang, gembira, asli, dan dipenuhi dengan suara gitar yang berdenging" (The Beatles is "truly coming into their own as a band. All of the disparate influences on their first two albums had coalesced into a bright, joyous, original sound, filled with ringing guitars.") "Suara gitar yang berdenging" sebenarnya adalah hasil dari gitar listrikRickenbacker bersenar 12 milik Harrison yang khusus diberikan oleh pembuatnya.

Beatles for Sale, album keempat The Beatles, ditandai dengan timbulnya konflik serius antara komersialisme dan kreativitas. Direkam antara Agustus dan Oktober 1964, formatnya sengaja ingin dibuat seperti A Hard Day’s Night, yang tak seperti 2 album sebelumnya, tidak ada lagu yang didaur ulang. Dihadapkan pada tur internasional yang panjang, proses menulis lirik menjadi agak terganggu. Lennon mengatakan "materi menjadi masalah utama" ("Material's becoming a hell of a problem".) Enam lagu daur ulang dimasukkan dalam album. Dirilis bulan Desember awal, 8 nomor lagunya dapat diterima dengan baik, mencerminkan kematangan materi lirik lagu yang diproduksi bersama antara Lennon dan McCartney.

Pada bulan April 1965, dokter gigi Lennon dan Harrison menaburkan kopi mereka dengan LSD saat mereka sedang makan malam bersama. Dua pemuda itu mengakui bahwa mereka sengaja mencoba narkotika, diikuti oleh Starr pada satu kesempatan lain. McCartney agak segan, namun akhirnya mengaku pada tahun 1966, dan kemudian menjadi yang pertama mendiskusikannya secara terbuka. Penobatan The Beatles dengan gelar Members of the Order of the British Empire (MBE) oleh Ratu Elizabeth II memicu kontroversi setelah penghargaan itu sebelumnya dinominasikan kepada Perdana Menteri Harold Wilson. Beberapa penerima MBE konservatif mengembalikan lencana mereka sebagai bentuk protes karena pada saat itu penghargaan MBE cuma diberikan untuk veteran perang dan negarawan.

Film kedua The Beatles, Help!, yang kembali disutradarai oleh Lester, dirilis bulan Juli. Disebutkan sebagai film yang menampilkan lelucon ala Bond, para personel The Beatles maupun kritikus berpendapat masing-masing. McCartney mengatakan: "Help! adalah film yang bagus, namun bukan film kami – kami cuma bintang tamu. Filmnya menyenangkan, tapi sebenarnya, untuk ide sebuah film, tampak kurang benar". ("Help! was great but it wasn't our film—we were sort of guest stars. It was fun, but basically, as an idea for a film, it was a bit wrong.") Lagu-lagu latar didominasi oleh Lennon, yang menjadi vokalis utama dan penulis sebagian besar lirik, termasuk lagu utama yang diikutsertakan Help dan Ticket to Ride . Album yang juga berjudul sama, Help! menjadi LP studio ke-5, berisi campuran material asli dan rekaman terdahulu. Karakteristik lainnya ada overdub yang semakin meningkat dan permainan alat musik klasik, seperti kuartet alat musik gesek dalam lagu baladaYesterday. Dikomposisikan oleh McCartney, lagu Yesterday sampai kini menjadi lagu yang paling banyak dinyanyikan ulang. Lagu Dizzy Miss Lizzy, merupakan lagu penutup.

Pada tanggal 15 Agustus, kunjungan ketiga The Beatles ke Amerika Serikat dibuka dengan konser di Stadion Shea, New York dengan penonton 56.000 orang. Sembilan konser berikutnya mendulang sukes di berbagai kota. Di akhir tur, keempat personel diperkenalkan kepada Elvis Presley, tokoh yang juga berpengaruh pada musik mereka. Elvis mengajak ke rumah, menggubah musik lewat improvisasi (jam session") di ruang tamu, berdiskusi mengenai bisnis musik dan berbagi anekdot.

Album Rubber Soul, dirilis awal Desember, dipuji oleh kritikus sebagai kemajuan baru dan musiknya semakin kompleks. Penulis dan kritikus Ian MacDonald menilai Rubber Soul "recovered the sense of direction that had begun to elude them during the later stages of work on Beatles for Sale" ("memulihkan kembali rasa direksi yang sudah ditinggalkan sejak akhir tahap pengerjaan Beatles for Sale"). Berbeda dengan Help! yang memasukkan unsur-unsur musik klasik seperti flute dan alat musik gesek, Rubber Soul memperkenalan permainan sitar dalam lagu Norwegian Wood (This Bird Has Flown), sebuah kreativitas yang melampaui kebiasaan di musik rock. Adapula cara penulisan lirik yang semakin berbeda antara Lennon dan McCartney walaupun masih berkolaborasi. Temanya juga meluas dari hal-hal tentang romansa dan sebagainya. Di sisi lain, lirik lagu menarik perhatian penggemar yang menangkap keindahan dan kedalaman maknanya. Ada spekulasi yang menafsirkan bahwa "Norwegian Wood" bermakna "ganja". Pada tahun 2003, majalah Rolling Stone memasukkan Rubber Soul ke nomor 5 di antara 500 Album Terbaik Sepanjang Masa (The 500 Greatest Albums of All Time), sementara Allmusic memujinya sebagai salah satu album folk rock klasik. Lain dengan Lennon maupun McCartney, menurut mereka album itu "cuma album yang lain" ("just another album")

Kontroversi, tahun-tahun di studio dan perpecahan (1966–1970)

Peristiwa-peristiwa yang terjadi sampai tur final

Pada bulan Juni 1966, Yesterday and Today—salah satu kompilasi album yang diproduksi oleh Capitol Records untuk pasar Amerika Serikat menimbulkan kehebohan karena sampulnya menampilkan The Beatles meringis dan memakai pakaian tukang jagal, lengkap dengan daging dan boneka bayi yang dimutilasi. Kemungkinan sebuah sindiran kepada Capitol yang dianggap "menjagal" album-album mereka. Ribuan kopi album dipasarkan dengan sampul berbeda-beda. Sebuah album asli pertama yang masih terbungkus mencapai harga $10,500 pada sebuah lelang bulan Desember 2005. Dalam tur ke Filipina setelah perilisan Yesterday and Today, The Beatles tak sengaja membuat ibu negara, Imelda Marcos, merasa tersinggung karena menolak jamuan sarapan istana kepresidenan di Manila. Sebagai juru bicara, Epstein menolak dengan halus karena merasa tidak pernah menerima undangan resmi semacam itu. The Beatles lalu menyadari bahwa permintaan rezim Marcos tidak boleh dijawab dengan kata "tidak". Terjadi beberapa keributan yang membahayakan dan mereka susah payah keluar dari negara itu.

Setelah sampai di Inggris, mereka menghadapi kecaman dari lembaga keagamaan dan sosial konservatif Amerika Serikat, seperti Ku Klux Klan karena komentar Lennon saat diwawancara oleh reporter Inggris, Maureen Cleave dari Evening Standard. Lennon mengatakan bahwa "Kekristenan telah mati" dan The Beatles "lebih terkenal dari pada Yesus kini" ("more popular than Jesus now"). Komentar itu diacuhkan di Inggris, namun menimbulkan kontreversi di Sabuk Injil, selatan Amerika Serikat, menurut majalah Datebook. Karena komentar itu pula, di Afrika Selatan, lagu-lagu The Beatles sempat dilarang diputar di radio sampai tahun 1971. Epstein mengkritik Datebook yang telah menyalahartikan komentar Lennon dan pada saat konferensi pers Lennon menjelaskan "Jika saya katakan bahwa televisi lebih terkenal daripada Yesus, saya mungkin sudah terpengaruh olehnya". ("If I'd said television was more popular than Jesus, I might have got away with it.") Lennon mengatakan bahwa ia hanya berpendapat bagaimana orang lain memandang The Beatles, lalu melanjutkan "jika anda ingin saya minta maaf, jika ini membuat anda senang, baiklah, saya minta maaf" ("if you want me to apologise, if that will make you happy, then okay, I'm sorry.")

Revolver dan Sgt. Pepper's Lonely Hearts Club Band

Setelah Rubber Soul, album selanjutnya, Revolver, dirilis Agustus 1966 sebelum tur terakhir The Beatles. Pitchfork Media menganalisa dengan komentar bahwa album tersebut sebagai "suara grup musik yang berkembang menjadi kepercayaan diri tingkat tinggi" ("the sound of a band growing into supreme confidence") dan "menegaskan kembali apa yang diharapkan dari musik populer" ("redefining what was expected from popular music.") Gould mengatakan album ini "ditenun dengan motif berputar-putar, pengulangan dan pembalikan" ("woven with motifs of circularity, reversal, and inversion"). Lirik lagunya mulai rumit dan diberikan sentuhan gaya musik yang beragam, mulai dari aransemen alat musik gesek sampai rock psikedelik. Sampul album dirancang oleh Klaus Voormann, teman mereka sejak aktif bermain di Hamburg. Sampulnya menampilkan karikatur hitam putih The Beatles dalam "gaya pena dan tinta" kreasi Aubrey Beardsley. Nomor pertama dimulai dengan Paperback Writer, diakhiri Rain. Kedua lagu tersebut dibuatkan video klip pendeknya dan dianggap sebagai salah satu pelopor video musik pertama, yang kemudian disiarkan di Top of the Pops dan The Ed Sullivan Show.

Di antara nomor lagu paling eksperimental dari album Revolver adalah Tomorrow Never Knows yang liriknya ditulis Lennon berdasarkan buku Timothy Leary, The Psychedelic Experience: A Manual Based on the Tibetan Book of the Dead. Perekaman dilakukan dengan 8 buah tape yang disebarkan di beberapa bangunan studio rekaman, tiap-tiapnya diwakili oleh personel dan awak studio yang memvariasikan pergerakan tape rekorder kesana kemari, sementara Martin membuat kombinasi dari keseluruhan contoh rekaman tersebut. Lagu Eleanor Rigby yang ditulis Paul diiringi permainan alat musik gesek, dianalisa sebagai "turunan sesungguhnya, merujuk kepada gaya atau genre lagu yang tak dikenal" ("a true hybrid, conforming to no recognizable style or genre of song.") Harrison mulai tekun menjadi penulis lagu, dan 3 komposisinya mendapat tempat dalam album. Pada tahun 2003, Rolling Stone memberi peringkat ke-3 kepada Revolver sebagai salah satu album terbaik di sepanjang masa. Pada tur Amerika setelahnya, tak satupun lagu dari album ini dimainkan. Konser tanggal 29 Agustus di Candlestick Park, San Fransisco, merupakan tur internasional terakhir, menandai berakhirnya 4 tahun penuh konser yang telah melebihi 1.400 kali penampilan di seluruh dunia.

Bebas dari beban konser, keinginan untuk bereksperimen terpenuhi dengan mengerjakan album Sgt. Pepper’s Lonely Hearts Club Band mulai Desember 1966. Geoff Emerick mengingat "The Beatles bersikeras agar semua yang ada di Sgt. Pepper harus berbeda. Kami punya mikrofon tepat di bawah brass dan headfon dibuat menjadi mikrofon yang diunduh di biola. Kami menggunakan osilatorkuno besar untuk mengubah-ubah kecepatan alat musik dan vokal, kami juga memotong tape jadi bebarapa bagian, bersama-sama bolak balik berputar-putar di jalur yang salah ("The Beatles insisted that everything on Sgt. Pepper had to be different. We had microphones right down in the bells of brass instruments and headphones turned into microphones attached to violins. We used giant primitive oscillators to vary the speed of instruments and vocals and we had tapes chopped to pieces and stuck together upside down and the wrong way round.") Bagian-bagian lagu A Day in the Lifedirekam dengan 40 puluh alat musik dalam sebuah orkestra. Hampir 700 jam diperlukan untuk menyelesaikannya. Pada Februari 1967, mereka pertama kali mengeluarkan double A-side non album dengan singel Strawberry Fields Forever"/"Penny Lane; Sgt. Pepper baru dirilis bulan Juni. Kompleksitas album yang diciptakan dengan teknologi rekaman 4-track ini mengundang musisi lain untuk mengungguli The Beatles. Dedengkot Beach Boys, Brian Wilson, di tengah krisis personal dan usahanya untuk menyelesaikan album Smile, setelah mendengar Strawberry Fields seperti mendapat "pukulan besar" dan segera meninggalkan semua usaha untuk bersaing. Sgt. Pepper mendapat pujian besar sebagai karya agung. Pada tahun 2003, Rolling Stone mendaftarkannya ke nomor satu dari 500 Album Terbaik Sepanjang Masa. Jonathan Gould berkomentar:

(sebuah hasil karya yang kaya, terus menerus, dan berlimpah dari kolaborasi para jenius dengan ambisi berani dan orisinalitas menakjubkan yang memperluas kemungkinan dan meningkatkan harapan akan jadi seperti apa pengalaman mendengarkan musik populer lewat album itu. Di dasar persepsi ini, Sgt.Pepper menjadi katalisator sebuah ledakan antusiasme massa terhadap album berformat rock yang dapat mengubah sisi estetika dan ekonomis bisnis rekaman, jauh melampaui ledakan pop awal dari fenomena Elvis tahun 1956 dan Beatlemania tahun 1963.)

(a rich, sustained, and overflowing work of collaborative genius whose bold ambition and startling originality dramatically enlarged the possibilities and raised the expectations of what the experience of listening to popular music on record could be. On the basis of this perception, Sgt. Pepper became the catalyst for an explosion of mass enthusiasm for album-formatted rock that would revolutionize both the aesthetics and the economics of the record business in ways that far outstripped the earlier pop explosions triggered by the Elvis phenomenon of 1956 and the Beatlemania phenomenon of 1963.)

Sgt. Pepper adalah album pop pertama yang menyertakan lirik lagu lengkap di bagian belakang sampulnya. Lirik lagunya juga menjadi bahan analisa dan spekulasi penggemar, contohnya "celebrated Mr K" dalam lagu Being for the Benefit of Mr.Kite! mungkin mencerminkan fiksi surealis penulis Franz Kafka. Kritik sastra Amerika dan profesor Richard Poirier menulis sebuah esai, "Belajar dari The Beatles" ("Learning from The Beatles"), setelah mengamati mahasiswanya yang mendengarkan musik The Beatles dengan perasaan iri. Poirier mengidentifikasi apa yang ia istilahkan dengan "mixed allusiveness" ("pengandaian campuran") dari lirik lagu mereka: "Tidak bijak selalu mengasumsikan bahwa mereka sedang melakukan satu hal atau mengekspresikan diri mereka dalam satu gaya saja…satu jenis perasaan tentang subyek yang tidak cukup…setiap perasaan yang dihasilkan seringkali muncul dalam konteks berbagai alternatif yang tampaknya saling bertentangan". ("It's unwise ever to assume that they're doing only one thing or expressing themselves in only one style ... one kind of feeling about a subject isn't enough ... any single induced feeling must often exist within the context of seemingly contradictory alternatives.”) McCartney mengatakan pada saat itu, "Kami menulis lagu. Kami tahu apa yang kami maksudkan. Tapi dalam satu minggu ada seorang yang mengatakan sesuatu tentang hal itu dan kau tak bisa menyangkalnya…Kau letakkan artimu sendiri pada tingkat dirimu ke lagu-lagu kami" ("We write songs. We know what we mean by them. But in a week someone else says something about it, and you can't deny it ... You put your own meaning at your own level to our songs".) Tak hanya lirik lagu, sampul album Sgt. Pepper's yang berisi berbagaigambar juga memicu ketertarikan dan analisis serius. Kumis lebat para personelnya segera jadi panutan gaya hippie. Sejarawan budaya Jonathan Harris menginterprestasi "kostum parodi militer yang berwarna meriah" ("brightly coloured parodies of military uniforms") mereka sebagai penampilan "anti otoriter dan anti penguasa" ("anti-authoritarian and anti-establishment").

Pada tanggal 25 Juni, mereka meluncurkan singel All You Need Is Love, kepada pemirsa televisi di seluruh dunia dalam Our World (tayangan televisi internasional), jaringan televisi global yang disiarkan langsung. Muncul di tengah-tengah Summer of Love, lagu itu dijadikan lagu resmi flower power. Dua bulan kemudian, mereka dikejutkan dengan berita yang mengantarkan karir mereka kepada titik akhir. Setelah diperkenalkan pada Maharishi Mahesh Yogi, mereka pergi ke Bangor untuk bermeditasi. Dalam perjalanan, asisten Brian Epstein Peter Brown menelpon untuk mengabarkan bahwa Epstein telah meninggal dunia. Koroner menyatakan kematian Epstein disebabkan overdosis, namun ada rumor lain yang mengatakan telah ditemukan catatan bunuh diri di antara barang-barangnya. Epstein diketahui sedang dalam keadaan emosi yang labil karena tertekan oleh masalah-masalah pribadi dan kondisi kerjanya dengan The Beatles. Ia meragukan bahwa The Beatles mungkin tidak akan memperpanjang kontrak manajemennya, yang akan selesai bulan Oktober, mungkin dikarenakan ketidakpuasan. Selain itu, ada pula masalah mengenai Seltaeb, perusahaan yang memegang hak penjualan di Amerika Serikat. Kematian Epstein mengakibatkan para personel The Beatles kehilangan pegangan dan tidak tahu akan melakukan apa nantinya. Lennon berkata: "saya tidak berpandangan buruk sedikit pun tentang kemampuan kami untuk melakukan apa saja selain bermain musik dan saya takut" ("I didn't have any misconceptions about our ability to do anything other than play music and I was scared.") Ia juga mengomentari kematian Epstein sebagai titik awal berakhirnya mereka: "saya tahu kami sedang dalam masalah…saya pikir, kami benar-benar dalam masalah sekarang" ("I knew that we were in trouble then ... I thought, We've fuckin' had it now.")

Magical Mystery Tour, White Album dan Yellow Submarine

Magical Mystery Tour, lagu latar film televisi The Beatles yang akan datang, muncul dalam format Album mini (EP) (extended play disc) dobel dengan 6 buah nomor lagu di awal Desember 1967. Di Amerika Serikat, 6 lagu itu dirilis dalam LP berjudul sama namun ditambahkan singel-singel terbaru. Allmusic berkomentar tentang versi LP Amerika, "suara psikedelik terdengar sangat bergema setelah album Sgt.Pepper dan bahkan lebih padat (terutama potongan-potongan suara dari "I Am the Walrus")" dan menyebut 5 lagu yang dipilih dari singel tahun 1967 "besar, semarak, dan inovatif ("huge, glorious, and innovative").

Album itu kembali mencetak rekor baru di Amerika Serikat sebagai penjualan LP terbanyak oleh Capitol dalam tiga minggu pertama. Disiarkan pada Hari Tinju (Boxing Day), film Magical Mystery Touryang sebagian besar disutradarai oleh Paul McCartney, mendapat komentar kurang memuaskan dari media Inggris. Daily Express menyebutnya "blatant rubbish" ("sampah yang mencolok") dengan komentar "sebuah cuplikan panjang, kasar yang sangat banyak yang menampilkan orang-orang naik turun dan mengendarai bis" ("a great deal of raw footage showing a group of people getting on, getting off, and riding on a bus.") Sementara, The Daily Mail menyebutnya "kesombongan kolosal" ("a colossal conceit") dan Guardian berkomentar: "jenis permainan moral fantasi tentang kekotoran, kehangatan dan kebodohan penonton" ("a kind of fantasy morality play about the grossness and warmth and stupidity of the audience.") Akibatnya, film ini tak jadi diputar di Amerika. Pada bulan Januari, The Beatles memerankan figuran untuk film animasi Yellow Submarine, The Beatles dalam versi kartun fantasi. Dirilis pada bulan Juni 1968, Yellow Submarine mendapat sambutan baik disamping musiknya.

Lalu, LP dobel kembali dirilis, berjudul The Beatles yang dikenal sebagai White Album karena sampulnya kosong melompong. Karena pengarahan Epstein sudah tidak ada lagi, inspirasi kreatif untuk bahan album berasal dari pengalaman bersama Maharishi Mahesh Yogi yang mereka sebut sebagai guru. Di Rishikesh, India, tempat ashram Maharishi berada, The Beatles memproduksi banyak lagu, hampir 30 lagu yang direkam untuk album tersebut. Starr pulang setelah 10 hari, yang menyamakan sesi tersebut seperti Butlins (liburan berkemah di Inggris) dan McCartney juga akhirnya pulang sebulan kemudian karena bosan dengan prosedur Maharishi. Sementara itu, Lennon dan Harrison diberitahukan oleh Yanni Alexis Mardas alias Magic Alex, seorang teknisi elektronik bahwa Maharishi sebenarnya memanfaatkan The Beatles dan telah melakukan pelecehan seksual kepada siswi-siswinya. Mendengar hal itu, Lennon terpengaruh dan langsung memaksa Harrison yang tak percaya dan rombongan mereka pulang. Dalam kemarahannya, Lennon menulis lagu berjudul Maharishi, namun diganti menjadi Sexie Sadie. McCartney mengatakan "Kami membuat kesalahan. Kami pikir ada yang lebih dari dalam dirinya. ("We made a mistake. We thought there was more to him than there was.")

Dalam sesi rekaman album yang dimulai dari akhir Mei sampai pertengahan Oktober 1968, hubungan antara anggota The Beatles menjadi semakin renggang. Starr berhenti untuk sementara, menyebabkan McCartney yang harus menggebuk drum dalam beberapa nomor lagu. Masalah lain adalah hubungan percintaan antara John Lennon dengan artis garda depan Yoko Ono. Sudah menjadi persetujuan bersama sebelumnya di antara keempat personel untuk tidak membawa orang ke dalam studio. Lennon bersikeras membawa Ono dalam semua sesi rekaman, walau Harrison merasa tak senang. Kerja sama menulis lirik antara Lennon-McCartney tidak lagi dilakukan. Lennon semakin sering menilai rendah masukan kreatif McCartney dan menyebut komposisinya sebagai "musik nenek-nenek" ("granny music"). Bahkan menjuluki Ob-La-Di, Ob-La-Da "kotoran nenek-nenek" ("granny shit"). Berkomentar tentang sesi White Album, Lennon memberi kesimpulan tentang akhir grup mereka "tampak seperti kau mengambil semua lagu dan membuatnya jadi milikku dan milik Paul…hanya diriku dan grup yang mendukungku, Paul dan grup yang mendukungnya, dan aku menikmatinya. Kami bubar setelah itu" ("It's like if you took each track off it and made it all mine and all Paul's... just me and a backing group, Paul and a backing group, and I enjoyed it. We broke up then.") McCartney juga menyebut sesi itu sebagai awal dari perpecahan:"sampai titik itu, dunia adalah masalah, tapi kami tidak lagi “seperti yang selalu menjadi” hal terbaik tentang The Beatles" ("Up to that point, the world was a problem, but we weren't" which had always been "the best thing about The Beatles.") Dirilis bulan November, White Album adalah perilisan pertama album The Beatles dari Apple Records, label baru anak perusahaan Apple Corps yang dibentuk oleh grup itu setelah kembali dari India, memenuhi rencana Epstein untuk membangun perusahaan pajak yang efektif (tax-effective business structure). Album itu terjual lebih dari 4 juta keping di Amerika Serikat dalam waktu satu bulan dan lagu-lagunya ramai diputar di radio-radio Amerika. Walau sangat terkenal, album itu tidak mendapat komentar yang bernada memuji. Berdasarkan Jonathan Gould: "respons kritik…bervariasi dari campuran sampai datar. Kontras dengan Sgt.Pepper, yang membantu membangun seluruh genre kritisisme rock yang terpelajar, White Album tidak mengilhami tulisan kritik sedikit pun. Bahkan peresensi yang paling bersimpati sekalipun…benar-benar tidak tahu untuk membuat pencurahan tak berbentuk dari lagu-lagu itu. Hubert Saal dari Newsweek, melihat banyaknya parody, menuduh mereka main-main" ("The critical response... ranged from mixed to flat. In marked contrast to Sgt. Pepper, which had helped to establish an entire genre of literate rock criticism, the White Album inspired no critical writing of any note. Even the most sympathetic reviewers... clearly didn't know what to make of this shapeless outpouring of songs. Newsweek's Hubert Saal, citing the high proportion of parodies, accused the group of getting their tongues caught in their cheeks.")

Namun begitu, kritikan akhirnya membaik. Pada tahun 2003, Rolling Stone memasukkannya ke peringkat terakhir dari Sepuluh Album Terbaik Sepanjang Masa. Pitchfork memuji "besar dan berserakan, berlimpah dengan ide-ide dan kesenangan, dan dipenuhi dengan susunan materi yang sangat beragam...kelemahannya sama penting untuk membentuk karakternya sama seperti keberhasilannya" ("large and sprawling, overflowing with ideas but also with indulgences, and filled with a hugely variable array of material ... its failings are as essential to its character as its triumphs.") Allmusic berkomentar: "Sebenarnya, dua tokoh utama penulis lagu The Beatles tidak lagi sepaham, namun lain halnya dengan George dan Ringo" ("Clearly, The Beatles' two main songwriting forces were no longer on the same page, but neither were George and Ringo"), "Lennon menciptakan 2 buah lagu balada terbaiknya" ("Lennon turns in two of his best ballads"), lagu-lagu karya McCartney "menakjubkan" ("stunning"), Harrison tampaknya sudah menjadi "penulis lagu yang pantas mendapat pemberitaan" ("a songwriter who deserved wider exposure") dan komposisi Starr "sebuah kegembiraan" ("a delight").

Mulai saat ini, minat akan lirik The Beatles sudah jadi hal serius. Saat lagu "Revolution" yang ditulis Lennon dirilis sebagai singel pada bulan Agustus, mendahului White Album, pesannya tampak jelas: "bersihkan pikiranmu" ("free your mind"), dan "mengalahkanku" ("count me out" ), mengartikan bahwa penghancuran adalah alat untuk mendapatkan suatu tujuan. Namun di versi White Album dengan lagunya, "Revolution 1", ada penambahan kata "count me out…in", seperti menandakan perubahan perasaan. Namun sebenarnya singel Revolution direkam setelah White Album dan ada yang berpendapat bahwa bahwa lirik mereka mulai membenarkan kekerasan yang bersifat politis

LP Yellow Submarine akhirnya dirilis bulan Januari 1969, berisi 4 lagu yang sebelumnya tidak dirilis, adapula lagu utama Yellow Submarine, (sudah dimasukkan dalam Revolver), lagu All You Need is Love (dirilis sebagai singel dan LP Magical Mystery Tour di Amerika) dan 7 musik instrumental yang dikomposisikan oleh Martin. Karena kurangnya hal baru dalam album ini, Allmusic menyebutnya "kurang perlu" ("inessential") terkecuali lagu Harrison, It's All Too Much, yang dipuji sebagai "permata dari lagu-lagu yang baru... gemerlapan dengan Mellotron yang berputar-putar, perkusi yang sangat kencang dan gelombang pasang gitar arus balik…perjalanan seorang virtuoso ke dalam psikedelia lain yang tak jelas" ("the jewel of the new songs... resplendent in swirling Mellotron, larger-than-life percussion, and tidal waves of feedback guitar... a virtuoso excursion into otherwise hazy psychedelia".)

CONTINUE...

Glitter Text Generator at TextSpace.net